Iman yang Teguh di Tengah Tantangan

Iman yang Teguh di Tengah Tantangan
GPPI Sang Sinar
16 August 2025
Blog & Articles

Hidup di dunia ini tidak terlepas dari berbagai tantangan. Ada tantangan ekonomi, kesehatan, pekerjaan, bahkan tantangan iman. Sebagai orang percaya, kita tidak dijanjikan hidup tanpa masalah. Namun kita dijanjikan penyertaan Tuhan yang setia. Dalam Yohanes 16:33 Yesus berkata, “Dalam dunia kamu menderita penganiayaan, tetapi kuatkanlah hatimu, Aku telah mengalahkan dunia.”

Tantangan iman sering kali membuat kita merasa lemah. Ada kalanya doa kita belum terjawab, rencana tidak berjalan sesuai harapan, atau kita menghadapi tekanan dari lingkungan. Namun di sinilah iman sejati diuji. Iman bukan sekadar percaya ketika semuanya baik, tetapi tetap teguh ketika badai datang.

Kitab Yakobus 1:3 berkata bahwa “ujian terhadap imanmu menghasilkan ketekunan.” Artinya, setiap tantangan yang kita hadapi sebenarnya adalah kesempatan untuk bertumbuh. Sama seperti emas yang dimurnikan dalam api, iman kita pun dimurnikan melalui ujian hidup.

Kita bisa belajar dari tokoh-tokoh Alkitab seperti Ayub, Daniel, dan Paulus. Mereka tetap setia meskipun menghadapi penderitaan yang berat. Kekuatan mereka bukan berasal dari diri sendiri, melainkan dari Allah yang memberi pengharapan. Dengan bersandar kepada Tuhan, kita dimampukan untuk bertahan dan bahkan bersukacita di tengah kesulitan.

Tantangan mungkin tidak selalu bisa kita hindari, tetapi kita bisa memilih untuk tetap percaya. Iman yang teguh bukan hanya memberi kita kekuatan untuk bertahan, tetapi juga menjadi kesaksian hidup bagi orang lain. Melalui iman, kita menunjukkan bahwa Allah yang kita sembah adalah Allah yang hidup dan berkuasa.