GPPI SANG SINAR | Liputan Ibadah Minggu

GPPI SANG SINAR | Liputan Ibadah Minggu
GPPI Sang Sinar
24 August 2026
Blog & Articles

Minggu, 23 Agustus 2026 | GPPI SANG SINAR, Bali

Suasana penuh sukacita dan damai memenuhi Ibadah Minggu GPPI SANG SINAR pada 23 Agustus 2026. Jemaat datang untuk bersekutu, menaikkan pujian, serta dikuatkan melalui firman Tuhan yang mengingatkan bahwa kemerdekaan sejati lahir dari rancangan Allah, bukan dari keadaan hidup manusia.

Persembahan Pujian yang Menguatkan

Ibadah dihiasi oleh persembahan pujian duet dari Saudari Anggi dan Saudari Astrid, dua pemudi GPPI SANG SINAR. Melalui lagu yang mereka bawakan, jemaat diajak memusatkan hati kepada Tuhan dan mempersiapkan diri menerima firman-Nya dengan penuh pengharapan.

Firman Tuhan: Merdeka Karena Rancangan Allah

Pembicara: Pdt. Leonardo Pattipeilohy, M.Th.
Nas: Kejadian 50:15–21

Dalam khotbahnya, Pdt. Leonardo menegaskan bahwa kisah Yusuf menunjukkan bagaimana Allah sanggup mengubah luka, pengkhianatan, dan penderitaan menjadi jalan keselamatan. Kemerdekaan bukan berarti hidup tanpa masalah, melainkan hidup di bawah rancangan Allah yang sempurna.

Tiga Wujud Hidup sebagai Orang Merdeka

  • Tinggalkan pola pikir masa lalu (ayat 15–18) — Jangan terus hidup dalam belenggu kepahitan, rasa bersalah, atau trauma yang mengikat langkah iman.
  • Milikilah cara pandang Allah (ayat 19–20) — Apa yang manusia rancang untuk kejahatan dapat dipakai Allah menjadi kebaikan bagi banyak orang.
  • Bersinarlah di tengah kegelapan (ayat 21) — Orang yang telah mengalami kasih karunia dipanggil menjadi pembawa penghiburan, pengampunan, dan harapan bagi sesamanya.

“Kamu memang mereka-rekakan yang jahat terhadap aku, tetapi Allah telah mereka-rekakannya untuk kebaikan.” — Kejadian 50:20

Penutup

Ibadah ditutup dengan doa berkat dan persekutuan yang hangat. Kiranya setiap jemaat GPPI SANG SINAR terus hidup sebagai pribadi yang merdeka karena rancangan Allah, menjadi terang yang bersinar di tengah dunia.

Soli Deo Gloria.