Berjuang Mengarungi Kehidupan, Berlandaskan Yosua 1:9
GPPI SANG SINAR DENPASAR, Minggu 13 September 2026 — Berjuang mengarungi liku-liku kehidupan menuntut lebih dari sekadar keberanian; dibutuhkan keteguhan hati yang berakar pada keyakinan mendalam akan penyertaan Ilahi. Pesan ini menjadi inti khotbah yang disampaikan oleh Pdt. Leonardo Pattipeilohy, M.Th., di hadapan jemaat Gereja Protestan di Indonesia (GPPI) Sang Sinar Denpasar, pada ibadah Minggu, 13 September 2026.
Mengangkat firman Tuhan yang terambil dari Yosua 1:9, Pdt. Leonardo menekankan bahwa pergumulan hidup bukan untuk dihindari, melainkan dihadapi dengan iman yang teguh. Dalam khotbahnya, ia menguraikan tiga poin utama bagaimana seorang beriman dapat mewujudkan perjuangan hidup yang penuh kemenangan:
Mengikuti Perintah Tuhan
Langkah awal dalam menghadapi tantangan adalah ketaatan penuh pada tuntunan dan firman-Nya. Ketaatan menjadi fondasi utama agar langkah hidup tidak tersesat di tengah badai kehidupan.
Kuat dan Teguh
Keberanian bukan berarti ketiadaan rasa takut, melainkan tekad untuk terus melangkah maju. Keteguhan hati diperlukan agar iman tidak guncang saat diperhadapkan pada ujian berat.
Tuhan Menyertai
Kepastian paling mendasar bagi setiap pengikut-Nya adalah jaminan kehadiran Tuhan. Penyertaan Ilahi memberi kekuatan ekstra dan kedamaian sejati dalam setiap perjuangan.
Suasana Kekeluargaan yang Hangat
Suasana ibadah Minggu di GPPI Sang Sinar Denpasar berlangsung dalam kekhidmatan yang sarat dengan keceriaan dan kehangatan. Sukacita tampak jelas terpancar dari raut wajah para anggota jemaat yang hadir.
Seusai kebaktian, jemaat berbaur dan saling menyapa satu sama lain, mencerminkan ikatan kekeluargaan yang erat antaranggota jemaat. Pelayanan yang dibawakan oleh Pdt. Leonardo Pattipeilohy tidak hanya menyegarkan kerohanian, tetapi juga semakin mempererat kebersamaan seluruh jemaat GPPI Sang Sinar Denpasar dalam melangkah menempuh minggu yang baru.